10 Tradisi Unik Tahun Baru di Dunia, Ada yang Gantung Bawang

Jakarta, CNBC Indonesia – Malam pergantian tahun menjadi agenda rutin tahunan masyarakat dunia menyambut tahun baru. Tepat pukul 24.00 kembang api akan memeriahkan malam tahun baru, sebagaimana tahun baru 2024.

Namun, kemeriahan malam tahun baru tidak hanya diwarnai oleh warna-warni dan letusan kembang api yang terpancar di gelapnya warna langit. Di berbagai dunia ada tradisi unik yang dilakukan masyarakatnya pada momen itu.

Berikut ini 10 tradisi tahunan baru di seluruh dunia yang dilansir TIME (1/1/2024):

1. Penurunan bola di Times Square

Aimie Sarkodie-Mensah-Best left, and Jaki Jackson, right,, inflate balloons,  on Thursday, Dec. 30, 2021, in New York, that are part of the Times Square New Year's Eve celebration to welcome the year 2022. (AP Photo/Ted Shaffrey)

Time Square di New York, Amerika Serikat, menjadi salah satu lokasi perayaan tahun baru yang paling populer di dunia. Tradisi tahun baru di sana ialah dengan menurunkan bola besar berwarna warni saat tahun baru.

Tradisi ‘hujan bola’ telah dilakukan sejak 1907 untuk menyambut pergantian tahun. Namun, sebetulnya tradisi menggunakan bola di tiang itu sudah dilakukan sejak tahun 1800-an oleh para pelaut untuk memberi tahu para kapten kapal tentang pergantian waktu.

Ratusan ribu orang sudah berjam-jam memadati kawasan Times Square setiap tahun baru. Pada tahun ini, berdasarkan situs resmi Times Square setidaknya sudah ratusan ribu orang memadati kawasan itu dan 1 miliar orang lebih menonton tradisi bola jatuh di layar kacanya.

Pada 2024, perayaan tahun bari di Times Square dimeriahkan oleh Ryan Seacrest, dan co-host 2024-nya, penyanyi Rita Ora. Pertunjukkan musik dilakukan oleh Paul Anka, Flo Rida, Megan Thee Stallion, Jelly Roll, Sabrina Carpenter, hingga Tyla.

2. Melompati ombak dan pakaian putih

Tradisi tahun baru di Brazil dilakukan masyarakatnya dengan mengenakan pakaian putih di pantai. Lalu mereka akan melompati ombak yang mampir ke pesisir.

Tradisi ini dilakukan masyarakat Brazil sebagai bentuk persembahan kepada Iemanjá, atau Yemanja, dewi laut dari agama tradisional Afro-Brasil Candomblé dan Umbanda.

Mereka pun memberikan hadiah yang ditempatkan di perahu dan didorong ke laut. Selebran juga secara tradisional melompati tujuh gelombang, berterima kasih kepada Iemanjá untuk sesuatu yang baik yang terjadi pada tahun lalu dengan setiap gelombang, dan ketika selesai, mereka tidak memunggungi laut sampai kaki mereka keluar dari air, agar tidak menerima nasib buruk.

3. Menginjakkan Kaki di Rumah Seseorang

Di Skotlandia, warganya merayakan tahun baru dengan menggelar tradisi pergantian tahun yang dikenal dengan sebutan Hogmanay. Kata itu memiliki arti pijakan pertama.

Tradisi ini untuk memastikan keberuntungan. Pada masa-masa awal tradisi ini muncul di Skotlandia, pengunjung pertama harus tinggi, laki-laki berambut gelap membawa potongan batu bara, roti, garam, roti hitam dan wiski.

Namun, pada zaman modern, tradisi ini lebih ke acara pesta dan kadang ada satu tamu yang sengaja pergi tepat sebelum tengah malam, sehingga saat malam pergantian tahun itu tamu itu akan mengetuk pintu dan masuk tatkala tahun baru dimulai.

4. Membunyikan Lonceng 108 kali

Di Jepang, acara malam tahun baru yang dilakukan di kuil-kuil Buddha membunyikan lonceng sebanyak 108 kali. Dalam agama itu ada keyakinan bahwa keinginan duniawi itu jumlahnya 108, dan setiap pukulan lonceng akan melepaskan 1 keinginan.

Tradisi ini disebut Joya no Kane.” Jo” berarti “membuang yang lama dan beralih ke yang baru” dan “Ya” berarti “malam”.

5. Menggantung Bawang

Di Yunani, perayaan tahun baru yang dilakukan oleh keluarga secara tradisional pergi ke gereja. Setelah kebaktian, mereka akan menggantungkan bawang di pintu atau di rumah sebagai simbol kesehatan, kesuburan, dan umur panjang yang baik.

6. Mencari 12 buah bulat

Perayaan tahun baru di Filipina tak kalah unik. Masyarakatnya akan memetik 12 buah bulat untuk mewakili setiap bulan dalam setahun saat pergantian tahun. Bulat menurut mereka melambangkan kemakmuran.

Orang-orang juga mengisi kantong mereka dengan koin, atau meninggalkannya di atas meja untuk menarik kekayaan, dan memakai corak bintik-bintik untuk keberuntungan.

7. Menonton Komedi 

Tradisi tahun baru di Jerman cukup unik. Masyarakatnya lebih memilih menonton sketsa komedi Inggris hitam putih yang sama dari tahun 1960-an saat malam pergantian tahun.

Acara komedi ini berisi tampilan seorang kepala pelayan yang melayani majikannya yang berusia 90 tahun dan tamu imajinernya yang telah meninggal, pada Malam Tahun Baru.

8. Mengajak Koper Kosong Berkeliling

Di beberapa negara Amerika Latin, orang akan berjalan-jalan dengan koper kosong di sekitar wilayahnya saat malam tahun baru. Tujuannya untuk membawa keberuntungan dan mewujudkan lebih banyak perjalanan di tahun baru.

9. Melompat

Orang Denmark melompat pada saat tahun baru. Mereka akan berdiri di kursi atau sofa untuk melompat ketika tengah malam tiba. Jika lupa melompat di tengah malam saat pergantian tahun, mereka yakini akan membawa nasib buruk sepanjang tahun baru.

10. Makan selusin anggur

Orang Spanyol merayakan Tahun Baru dengan memasukkan 12 buah anggur ke mulut mereka, satu untuk setiap lonceng jam yang menandai tengah malam, yang mereka yakini membawa keberuntungan untuk tahun depan.

Secara tradisional, anggur yang digunakan berwarna hijau pucat berkulit tipis, yang dipanen akhir November atau Desember. Tradisi ini sudah ada sejak lebih dari satu abad yang lalu. https://akuitwet.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*